Aenialqhisty
(Source: nayasa, via zackamirullah)
playlist saat ini yang menemaniku bekerja adalah Gaby-Begitu Indah. dalam liriknya terdapat sebuah kalimat
“bila cinta, mengugah rasa, begitu indah, mengukir hatiku. menyentuh jiwaku, hapuskan semua gelisah.
terang saja aku menantinya, terang saja aku mendambanya, terang saja aku merindunya, karena dia karena dia begitu indah”
lirik ini memang sederhana namun sarat akan makna. cinta yang Ia berikan, begitu indah menghapus semua duka dan gelisah. tak ada yang mampu menandingi cinta yang Ia berikan. but, i’m sorry mom i can’t be in your side now :(
astri? oh tempat tinggalnya teteh2 itu….
awalnya, hanya komentar itu yang tercetus ketika mendengar sebuah kata. “astri” bahkan sekalipun tidak pernah terbesit untuk dapat menjadi bagian darinya. Namun, kehendak Allah berkata lain. Dengan alasan yang sangat tidak diduga saya masuk sebagai penghuni Asrama Putri Salman ITB. Bertemu dengan berbagai orang dengan berbagai karakter, dengan berbagai kepribadian, dan berbagai watak dan sifat. layaknya sebuah tempat tinggal yang terkadang hanya digunakan ketika pulang dari kampus untuk beristirahat sebentar. namun ternyata tugas seorang penghuni asrama tidak hanya itu kawan! melayani jamaah adalah yang terpenting. asrama diciptakan untuk menciptakan kader kader pemimpin bangsa yang mau melayani, bukan untuk dilayani. asrama juga merupakan wadah kaderisasi yang kokoh yang mampu merubah pemikiran sepele menjadi pemikiran yang berarti. ya, hampir setahun saya tinggal di asrama salman dengan berbagai kegiatan rutinnya untuk melayani jamaah. menjaga tempat mukenah, takmir, bersih-bersih selasar hijau, membantu karyawan sudah menjadi sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh penghuni asrama. selain mendapatkan sebuah kesempatan beribadah asrama juga memberikan saudara. saudara2 yang siap menolong, yang siap menasehati, dan siap menjadi pelipur lara. banyak sosok yang mampu menjadi inspirasi bagi setiap langkah kehidupanku. teh hajah, teh camar, teh rosie, arista, zizah, rahmi, teh hasri, teh hera, teh ayu, astin, mia, teh tami, teh pipit, teh uci, elin, dan dinda. adalah orang2 yang sangat berharga bagiku. mereka mengajarkan tentang kehidupan tentang menjadi dewasa dan tentang keislaman. dari mereka saya belajar banyak hal, belajar akan memahami konflik, memahami kebutuhan saudara, peduli terhadap lingkungan, amanah, dan masih banyak lagi. terima kasih. terimakasih wahai saudara2ku atas segala bimbingan dan arahan itu do’akan, do’akan kita bisa menjadi seorang pemimpin yang adil, yang bijaksana dan mampu mengemban semua amanah yang ada. saya yakin suatu saat kita akan dipertemukan kembali dengan keadaan yang insya Allah lebih baik dari ini. selamat menjalani kehidupan yang baru kakak2ku, selamat berkarya. selamat menebar kebaikan!
Gathered here with my family
My neighbours and my friends
Standing firm together
Against oppression holding hands
It doesn’t matter where you’re from
Or if you’re young, old, woman or man
We’re here for the same reason
We want to take back our land
O God, thank You
For giving us the strength to hold on
And now we’re here together
Calling You for freedom, freedom
We know You can hear our call, oh
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know You won’t let us fall, oh
We know You’re here with us
No more being prisoners in our homes
No more being afraid to talk
Our dream is just to be free, just to be free
Now when we’ve taken our first step
Towards a life of complete freedom
We can see our dream getting closer and closer
We’re almost there
I can feel the pride in the air
And it makes me strong to see everyone
Standing together holding hands in unity
Shouting out loud demanding their right for freedom
This is it, and we’re not backing off!
O God we know You hear our call
Freedom, freedom, freedom, ooh
